Monday, 5 December 2016
Sunday, 4 December 2016
Syair Definisi Orang Berakal
Orang berakal sangatlah mulia,
pakaian anbia dan aulia,
Barang siapa mengikut dia,
Itulah tanda orang bahagia.
Kerana ia akalnya tajam,
Menjadi kepala bela bermacam,
Jikalau mata melihatkan kejam,
Disebutlah jalannya ia tersunjam.
Telek pandangan dengan makrifat,
Sangatlah mengasihi tuan dan sahabat,
Tiada mengasihi orang yang jahat,
Takut akhirnya menjadi fazihat.
Sebagai lagi tanda berakal,
Perintah syarak tidak menyangkal,
Menjauhkan tamak hendak tawakal,
Ibanya tahu dunia tak kekal.
Jika ia dikasihi raja,
Tiadalah ia melanja-lanja,
Tiadalah menyombong pada bekerja,
Dengan taulannya bersamaan sahaja.
Apabila raja kasih sangat,
Makin itu makin ia ingat,
Segala taulannya hatinya dihambat,
Merendahkan diri serta berkhidmat.
Demikian lagi dengar olehmu,
Tanda berakal kasihkan ilmu,
Suka mentelaah tiadalah jemu,
Mencari kupasan jangan tersemu.
Pantun Empat Kerat
(Budi)
Terang bulan terang di paya,
Anak kambing memakan rumput;
Jika tak kenang kepada saya,
Nama yang baik tidak tersebut.
Anak merak mati tersangkut,
Mati dipanah Seri Rama;
Resam di dunia juga disebut,
Orang yang mati meninggalkan nama.
Anak itik terenang-renang,
Air pasang tenang-tenangan;
Budi sedikit bila kan hilang,
Itu menjadi kenang-kenangan.
Anak ikan berlima-lima,
Mati ditimpa punggur berdaun;
Kasih tuan saya terima,
Sebagai hutang seribu tahun.
Anwar Ridhwan (Penyelanggara)
Hati Mesra Pantun Melayu Sebelum 1914, 2004 DBP
Sunday, 6 November 2016
PUISI
Pengertian Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh makna. Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang ingin disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkan segala unsur bahasa. Puisi merupakan seni tertulis menggunakan bahasa sebagai kualitas estetiknya (keindahan). Puisi dibedakan menjadi dua yaitu puisi lama dan juga puisi baru.
SELOKA EMAK SI RANDANG
Baik budi Emak Si Randang,
Dagang lalu ditanakkan,
Tiada kayu rumah diruntuhkan,
Anak pulang kelaparan,
Anak di pangku diletakkan,
kera di hutan disusui,
Dagang pergi awak terhutang,
Beras habis padi tak jadi.
Subscribe to:
Posts (Atom)